





![]() | Hari ini | 9 |
![]() | Kemarin | 141 |
![]() | Minggu Lalu | 265 |
![]() | Bulan ini | 938 |
![]() | Semua | 83094 |
|
Pada 15 Juli 2010, Inovator alat Obelt Thresher (OT), Niko Daniar, didampingi rekan satu timnya, Putra dan Shohib , mengadakan acara sosialisasi kepada kelompok tani Ngudi Mulyo I di Dusun Sarirejo, Desa Singosaren, Kec. Banguntapan, Kab. Bantul, Yogyakarta. Acara ini dihadiri oleh sekitar 23 petani anggota kelompok dan bertujuan untuk memperkenalkan alat perontok padi OT. Acara juga dihadiri oleh Andy Pradjaputra (Direktur Eksekutif Yayasan Inotek), Giovano Kundono (Staf Program Inotek) dan Rezal Kusumaatmadja (Konsultan The Lemelson Foundation untuk Indonesia).
Acara tersebut dimulai dengan sambutan dari Bapak Martodinomo selaku ketua kelompok tani dan Inotek, dilanjutkan dengan presentasi alat OT yang mencakup latar belakang inovasi, desain dan penyempurnaannya, fungsi alat, cara bekerja, pemutaran video, peragaan dan diskusi. Acara sosialisasi ini mendapat tanggapan positif dari para petani yang dengan antusias mendengarkan presentasi ini, mengajukan pertanyaan dan saran. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan kepada tim OT diantaranya adalah dimana alat ini dapat dibeli, harga, biaya pengiriman ke lokasi dan perawatan. Beberapa petani langsung menyatakan ketertarikannya untuk membeli alat perontok padi Obelt Thresher ini karena dianggap lebih mudah pengoperasiannya, lebih murah dan menguntungkan karena lebih cepat dan susut gabah yang sedikit. Beberapa anggota lainnya menyampaikan keyakinan mereka akan efisiensi Obelt Thresher dan akan menyampaikan informasi mengenai OT kepada anggota-anggota kelompok tersebut yang berjumlah 40 orang dan para petani di desa-desa sekitarnya. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|